KADES KELADAN JAYA KLARIFIKASI PEMBERITAAN MEDIA MEGAPOLITAN EDISI O9 JUNI 2021, TERKAIT KETERLAMBATAN PENYALURAN BLT DD, DAN BELUM AKTIFNYA POSKO PPKM

Kades Keladan Jaya, Pak Andelson foto bersama relawan Posko PPKM dan Petugas ketika akan melakukan kegiatan Penyaluran BLT DD, Pembagian Bahan dan Obat obatan kepada warga

Kuala Kapuas, Media Megapolitan- Pemdes Keladan Jaya, Kec. Mantangai, Kab. Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah. Seperti dilansir pemberitaan sebelumnya  diberitakan, Rabu, 09/06/2021,  ” Pemdes Keladan Jaya  Langsung mendapat protes beberapa warga yang namanya dihilangkan dari daftar penerima BLT saat Penyaluran Pertama BLT DD.”  Di-infokan juga dalam pemberitaan tersebut, Sang Kades sering tidak berada di tempat, yang ditengarai membuat keterlambatan dalam proses pengurusan dana DD dan penyaluran BLT, hingga tidak-aktifnya posko PPKM.

Klarifikasi atas semua permasalahan itu dijelaskan oleh Kades Keladan Jaya hanya miskomunikasi dan kesalahpahaman warga saja, menurutnya persoalan keterlambatan itu dikarenakan pihaknya menunggu rekomendasi Dinas PMD atas laporan yang disampaikan Pemdes. Sebab usulan pencairan dana masih berproses, dan semua urusan mesti melalui tahapan, “Kata Pak Kades Andelson, ketika menyampaikan klarifikasinya kepada awak media Megapolitan” di kediamannya, Kamis sore,10/06/2021.

Tim Relawan Posko PPKM, Desa Keladan Jaya, A4, ketika melaksanakan kegiatan penyemprotan rumah warga

Ketika awak media Ahmad Zainuddin, S.Sos  mengkonfirmasi hal tersebut, pihak Dinas PMD melalui Kabid Pemdes/ Kelurahan Ivan Yulius, SPt,MA membenarkan  memang adanya keterlambatan beberapa Desa, termasuk Pemdes Keladan Jaya, seraya menunjukan Daftar Rincian Penyaluran Dana Desa Tahap I DD TA 2021- PENANGANAN COVID -19. Kab. Kapuas Prov. Kalimantan Tengah. Tapi menurutnya “itu sudah beres, “Ucapnya, saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at, 11/06/2021.

Kades Keladan Jaya Andelson, sedang mencampur cairan obat Disinfektan untuk penyemprotan rumah ibadah & rumah penduduk. Senin siang, 14/06/2021.

Terkait Posko PPKM yang terkesan pasif,  menurutnya, persoalan itu akibat keterlambatan pencairan dana DD, sebagai penunjang biaya oprasional posko, namun keberadaan posko itu hanya bersifat kesiagaan bagi relawan, walaupun relawan tidak mesti standby di posko tetapi aktivitasnya tetap jalan. Untuk saat ini Pemdes Keladan Jaya menempatkan petugas posko relawan PPKM sebanyak 21 personil, dalam upaya penanganan pecegahan penyebaran virus Covid-19. Dan relawan ini terdiri dari gabungan petugas terkait yang ditempatkan di Wilayah Desa, seperti dari Puskesdes, Pendamping Lokal Desa, Linmas Pendamping Desa, Aparat Desa bersama elemen masyarakat dari Pemuka Agama, Karang Taruna, Posyandu, Tokoh Masyarskat setempat dan lain lain, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kata Pak Kades Andelson.

Ditambahkan pula, bahwa tugas relawan pada intinya menjaga lingkungan dan penanganan warga yang kemungkinan terindikasi gejala virus corona, maupun yang terpapar Covid-19. Terkait penanggulangan Covid-19 ini, Pemdes Keladan Jaya, saatnya bersifat pro-aktif, dan telah membagikan kepada Warga Desa yang berpenduduk 176 jiwa da 116 KK ini berupa bahan, Alat dan Obat obatan, terdiri dari, Alat cuci tangan, Disinfektan, Handsanitiser, Masker, serta Vitamin C, dan lain-lain, untuk mengurangi dan mengantisipasi potensi penyebaran wabah virus corona.

Pembagian dana BLT Kepada warga RT 03 Desa Keladan Jaya, Senin, 14/06/2021

Untuk mengajar keterlambatan pembagian BLT, Kades menyampaikan pihak Pemdes, per 14 Juni 2021 telah membagikan kembali Dana BLT DD untuk salur tahap ke- 2 kepada 102 KK sesuai data warga penerima yang tersalur sebelumnya. Dalam kegiatan pembagian Dana BLT DD kali ini, Pemdes Keladan Jaya dibantu petugas relawan posko,  pendamping lokal Desa, serta pihak petugas terkait, Babinsa dan Bhabinkamtibmas, juga melibatkan tokoh masyarakat setempat.

Dmk (Ahza).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*