RAPAT KONTROVERSI PENGADUAN SEJUMLAH WARGA DESA PULAU TELO TERHADAP KISRUH PEMILIHAN ANGGOTA BPD TERKESAN GADUH DAN PENUH NUANSA REKAYASA

Slamet Riyadi, SE., MA. Camat Selat Kab. Kapuas, ketika habis diwawancarai usai rapat di Balai Desa Pulau Telo, Kamis sore, 20/5/2021

Kuala Kapuas, Media Megapolitan- Menengarai hasil pemilihan Anggota BPD yang kisruh pada bulan Maret 2021 yang lalu, yang mengakibatkan ketidakpuasan sejumlah warga hingga berujung diadakannya rapat di Balai Desa, Kamis, 20/05/2021.

Anehnya dalam menyikapi gugatan dari sejumlah warga ini,   yang mengundang untuk rapat musyawarah adalah Kepala Desa Syamsul Arif, padahal yang berhak untuk mengundang adalah Panitia Pemilihan BPD, sesuai tujuan surat tuntutan sejumlah warga tersebut.

Rapat yang berkembang agak ricuh ini karena dalam suasana rapat terjadi perdebatan sengit, adanya perbedaan penafsiran terhadap proses pelaksanaan pemilihan. Sebelumnya tuntutan sejumlah warga, bahwa panitia dituding “tidak demokratis, tidak transparan, tidak meng-akomodir keterwakilan gender (perempuan).

Camat Selat Slamet Riyadi, SE.,MA, dalam arahannya yang sekaligus pimpinan rapat selalu mengulas kerja panitia dengan berbagai alasan untuk mengajak  agar supaya hasil pemilihan BPD yang bulan lalu untuk  disetujui, namun ini tentu tidak sejalan dengan sejumlah keinginan warga yang melakukan gugatan. Yang agak lucu dalam suasana rapat Pak Camat meminta Budiman warga RT 06 Desa Pulau Telo,  menghubungi para warga yang bertanda tangan dalam gugatan tersebut untuk diminta hadir, karena kebetulan yang bersangkutan termasuk ikut menggugat yang hadir sendirian.

Budiman, warga RT 06. Desa Pulau Telo, sedang menyampaikan keberatannya, terkait pemilihan Anggota BPD Pulau Telo. Kamis 20/5/2021

Menurut Budiman,  sebagian warga penggugat banyak tidak hadir, sebab yang mengundang Kepala Desa, padahal yang punya wewenang untuk mengundang adalah panitia pemilihan BPD. Dan pihaknya minta keputusan hasil rapat hari ini dibatalkan karena sejumlah warga yang menggugat tetap keberatan.

Dalam rapat ini juga ketua panitia menyampaikan kronologis penjaringan pemilihan yang pembicaraannya tidak terarah, bahkan menyinggung pelaksanaan pemilihan disuatu desa di Kec. Pulau Petak, Kabupaten Kapuas, Entah apa maksudnya, mungkin mengambil perbandingan untuk meyakinkan bahwa proses pemilihan itu sudah tepat.

Rapat makin tidak terarah dan kacau balau akibat adanya Staf Kasi PMD Kec. Selat, yang berbicara ngawur bahkan sambil bersuara lantang  minta rapat bubar entah mengapa tanpa bisa dikendalikan oleh Camat Slamet Riyadi, selaku pimpinan rapat, dan inilah yang membuat suasana rapat jadi gaduh.

Ditambah lagi dalam suasana rapat Babhinkamtibmas juga ikut memimpin rapat, yang menyebut pihak penggugat cuma hadir dua orang yaitu Budiman dan satunya yang dari media, Sdr Ahmad Zainuddin yang kebetulan berdomisili di RT 03, mendengar tudingan Babhinkamtibmas begitu,  Ahmad Zainuddin “spontanitas minta pimpinan rapat dikembalikan kepada yang berhak, ketua panitia atau Camat, supaya rapat tidak ngalur ngidul “ujarnya disaat suasana rapat berlangsung.

Sebelum rapat ditutup,  Camat Slamet Riyadi juga menyampaikan yang hadir  bertanda tangan dalam absen sebanyak 26 orang, dan menurutnya lagi hasil notulen rapat berita acara akan dibuat oleh pihak Desa dan ditandatangani Kades Pulau Telo.

Lagi lagi sikap seperti ini yang ditekankan, mungkin karena panitia sudah berpindah wewenang, dan ini seperti dilakukan Kades Syamsul Arif yang bertindak mengundang warga untuk hadir di Balai Desa, padahal yang berhak mengundang adalah Panitia Pemilihan BPD pada pada musyawarah yang kontoversi ini.

Dalam kesempatan ini Camat Slamet Riyadi, saat dicegat awak media usai rapat, pihaknya tetap untuk melakukan pengusulan, dan pihaknya masih memberi kelonggaran selama 7 hari barangkali masyrakat ini masih ada yang keberatan, namun jika deadlock lagi pihaknya akan minta petunjuk dari DPMD.

Hadir pada rapat tersebut, panitia pemilihan BPD Desa Pulau Telo, Kepala Desa beserta staf Desa Pulau Telo, Babinsa, Babhinkamtibmas, Camat Selat beserta Staf, dan Undangan mewakili yang berkepentingan, serta para awak media online yang meliput kegiatan.

 Dmk (Ahza).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*