Pameran tunggal mengedukasi kehidupan dalam betuk lukisan, Klowor Waldiyono dalam Solo Exshibition, 1-21 Mei 2021 di tandhok art space, jalan Papandayan 11, Semarang.

SKETSA DALAM LUKISAN KLOWOR
Solo Exshibition 2021

Jakarta- Media megapolitan-alam karya seni khususnya seni rupa tidak hanya memerankan sebuah cerita tetapi dapat di tuangkan dalam bentuk coretan atau lukisan yang dapat memberikan ruang edukasi berkehidupan bagi siapa saja yang melihat lukisan tersebut.

Di tengah kesibukannya Klowor menyampaikan kepada Ken Siska selaku pemerhati lukisan, bahwa Klowor berkarya sudah 34 tahun namun dia masih ingin terus belajar dan belajar terus karena merupakan bagian dari proses diri yang tidak berhenti seperti roda kehidupan.

Tegas Klowor, bahwa peran pelukis adalah berkarya untuk mengekspresikan diri dalam bentuk karya lukis yang selanjutnya klowor mempunyai tanggung jawab moral terhadap lukisan tersebut serta berkewajiban untuk mengapresiasikan karyanya yang di tuangkan dalam pameran tunggal ini apalagi dimasa pandemi ini saat semua berpikir terpuruk dan bahkan beberapa tidak bergerak tetapi klowor bangkit dan terus bergerak dan menebar spirit cemerlang bagi sekitarnya.

Dalam lukisannya di harapkan dapat memberikan inspirasi dan edukasi terhadap para penikmat lukisan, dengan lukisannya ini beliau berharap ada timbal balik dari sinergisitas yang akan memberikan apresiasi terhadap pelukisnya.

Untuk itu beliau mengajak kepada semua kalangan baik muda mudi untuk dapat mengekspresikan diri dalam bentuk karya nyata yang dapat di nikmati keindahannya juga mampu memberikan nilai nilai positif dalam seni yang hidup.(Irno/Ronggodolan)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*