Ekonomi Jalan Baru Hastoruan Perlu Diadopsi

Jakarta, Media Megapolitan

– Fundamental ekonomi terpenting suatu negara adalah cadangan devisa yang sangat rentan terhadap perubahan suku bunga The Fed (Bank Sentral Amerika Serikat). Jika cadangan devisa suatu negara minim ditambah komponen impor dan utang luar negeri yang besar maka dipastikan mata uangnya akan anjlok.

Hal tersebut disampaikan pakar Ekonomi dan Trending (penggagas metode Ekonomi Jalan Baru – EJB). Hastoruan. Menurutnya, Indonesia yang hanya memiliki cadangan devisa sekitar $ 130 miliar tidak akan mampu menahan kenaikan suku bunga The Fed. Rupiah akan terkoreksi 1000 poin setiap kali The Fed menaikkan suku bunga acuan 25 basis poin.

Pakar Ekonomi Pembangunan & Trading. Hastoruan

Pernyataan Hastoruan tahun lalu, rencana The Fed manaikkan suku bunga acuan sebanyak 5-6 kali dalam periode Tahun 2018-2019 sangat mengancam keberlangsungan ekonomi Indonesia. The Fed telah dua kali menaikkan suku bunga acuan (25 Basis Poin) dan Rupiah selalu terkoreksi (1000 Poin), jika The Fed benar-benar menaikkan suku bunga hingga 6 kali maka yang terjadi menurut Hatoruan adalah :

The Fed naik 25 basis poin dan Rupiah anjlok Rp. 14.000/Dollar (Maret 2018), (Juni 2018) The Fed naik 25 basis poin dan Rupiah kembali anjlok Rp. 15.000/Dollar, (September 2018) The Fed rencana naik lagi 25 basis poin maka Rupiah akan anjlok Rp 16.000/Dollar, pada (Desember 2018) The Fed akan naik lagi 25 basis poin maka Rupiah anjlok Rp. 17.000/Dollar, (Maret 2019) The Fed naik 25 basis poin maka Rupiah anjlok Rp. 18.000/Dollar dan pada Bulan Juni 2019 nanti rencana The Fed akan menaikan suku bunga acuan sebanyak 25 basis poin maka rupiah dipastikan akan anjlok 1000 poin menyentuh angka Rp. 19.000-20.000/dollar AS.

Saat ini Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia hanya mengambil kebijakan menaikkan suku bunga BI untuk mempertahankan nilai kurs Rupiah. Dan juga intervensi pasar uang (menjual dollar).

Namun Hastoruan memastikan kenaikan suku bunga BI tidak akan mampu melawan kenaikan suku bunga The Fed. Sementara intervensi pasar hanya menyebabkan cadangan devisa semakin tergerus dan pada akhirnya menyebabkan dollar semakin langka.

“Hanya dengan melaksanakan gagasan “Ekonomi Jalan Baru” maka cadangan devisa dapat ditingkatkan menjadi $1000 Milliar, APBN menjadi Rp. 10.000 Trilliun, dan Pertumbuhan ekonomi menjadi 10 %, ” kata Ketum LAPD ini.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*